Anggota One Direction menang lawan paparazzi

Image caption Harry Styles (tengah) bersama anggota One Direction lainnya.

Anggota boy band One Direction, Harry Styles, telah memenangkan gugatan hukum untuk melarang paparazzi alias juru foto bayaran mengganggu kegiatan pribadinya.

Pria 19 tahun ini telah melayangkan gugatan ke pengadilan tinggi sebagai upaya hukum terakhir, agar melarang aksi juru foto bayaran menguntit kegiatan pribadinya, demikian keterangan pengacaranya.

Namun demikian, menurut Harry Styles, keputusan pengadilan ini tidak ditujukan kepada para penggemarnya yang ingin menyapa atau meminta tanda tangan dirinya.

"Sebaliknya, larangan ini hanya berlaku untuk juru foto tertentu," kata pengacara Harry Styles.

Styles meraih ketenaran setelah audisi untuk program acara X Factor pada 2010.

'Saya benci paparazzi'

Dia kemudian berhasil diyakinkan untuk membentuk boy band bersama beberapa kontestan lainnya. Semenjak saat itulah Styles dan grup boy bandnya menjadi selebriti terkenal di dunia.

Image caption Harry Styles mengaku membenrci paparazzi.

Para anggota One Direction selalu dikuntit juru foto bayaran, sehingga mereka selalu memprotes tingkah laku tersebut dalam akun twitter mereka masing-masing.

Pada bulan lalu, anggota One Direction Niall Horan melaporkan bahwa dia "terseret ke lantai akibat kehadiran paparazzi" di bandara Los Angeles. "Saya benci fotografer itu."

Sementara Liam Payne, dalam akun twitternya mengatakan, ada seseorang "memaksa membuka" balkon kamar hotelnya saat tur di Australia.

Sedangkan Louis Tomlinson melaporkan, mereka pernah dikepung fotografer, sehingga "kami tidak bisa meninggalkan hotel."

Berita terkait